4 Cara Menanam Tomat yang Mudah, Cepat Panen!

4 Cara Menanam Tomat yang Mudah, Cepat Panen!

Tomat merupakan salah satu jenis buah sekaligus sayur yang sangat bergizi karena kandungan vitamin C-nya yang cukup tinggi. Namun, di luar sana banyak tomat yang dijual dengan kandungan pestisida yang cukup tinggi. Oleh karena itu kamu bisa menanamnya sendiri di rumah. Ada beberapa metode atau cara menanam tomat yang bisa kamu lakukan, yaitu dari tim koinx.id:

Cara Menanam Tomat Menggunakan Polybag

Cara yang pertama bisa dengan menggunakan polybag. Polybag adalah salah satu wadah yang biasanya berasal dari plastik. Polybag sendiri bisa Kamu dapatkan di toko bunga atau toko pertanian terdekat. Cara menanam tomat menggunakan polybag adalah sebagai berikut:

Eits, baca juga: 3 Cara Ternak Ayam Petelur yang Harus Kamu Ketahui!

  1. Beli bibit tomat yang unggul dan siap tanam
  2. Siapkan media semai menggunakan polybag semai, rak semai, atau yang lainnya.
  3. Isi polybag dengan menggunakan media persemaian. Masukkan benih dengan kedalaman hingga 1 cm lalu siram secukupnya.
  4. Tunggu hingga 30 hari atau saat sudah muncul 5 lembar daun tomat. Selama itu tempatkan media tanam di tempat yang mendapat sinar matahari yang cukup dan terlindungi dari hujan.
  5. Setelah itu, pindahkan ke polybag yang berisi tanah, arang, sekam dan kompos. Perbandingannya adalah 2:1:1.
  6. Untuk memindahkannya, Kamu bisa mencabut tanaman langsung atau memutar lalu mencungkilnya.
  7. Sirami secara teratur, tunggu hingga tomat dewasa dan berbuah.

Cara Menanam Buah Toman Menggunakan Pot

Kemudian, kamu juga bisa menanam buah tomat dengan menggunakan pot. Cara ini tak jauh berbeda dengan menggunakan polybag. Hanya saja untuk wadahnya saja yang berbeda, untuk cara penanamannya sendiri sama persis. Kamu bisa mendapatkan pot di toko bunga atau di toko pertanian terdekat.

Eits, baca juga: 4 Cara Menanam Bawang Merah Di Rumah!

Cara Menanam Buah Tomat Langsung Dari Bijinya

Jika tadi kita membahas cara menanam buah tomat dengan menggunakan benih yang dijual di toko pertanian. Kali ini kita akan membahas khusus jika Kamu ingin menanam dari bijinya langsung. Untuk cara penyemaian dan penanamannya tidak berbeda dengan menggunakan polybag atau pot.

Yang membedakan adalah Kamu harus menyiapkan biji tomat tersebut agar dapat ditanam. Sebab biji yang dijual di pasaran sudah melalui berbagai proses agar dapat tumbuh subur. Begini caranya:

  1. Pertama, pilihlah buah tomat yang matang dan juga sehat.
  2. Ambillah biji tomat menggunakan sendok dan letakkan di wadah
  3. Lalu, diamkan tomat selama 2 hingga 3 haru lalu cuci menggunakan cuka dan garam. Lihat jika ada biji yang mengapung maka buang saja.
  4. Keringkan bijinya
  5. Masukkan ke dalam plastik dan letakkan di kulkas sekitar 1 hingga 2 minggu.
  6. Gunakan bijinya untuk disemai di media penyemaian
  7. Tunggu tumbuh dan pindah ke pot atau polybag.

Cara Menanam Tomat Menggunakan Teknik Hidroponik

Terakhir adalah dengan cara hidroponik yang sangat hits. Cara menanam tomat ini bisa dikatakan sangat mudah dan murah. Ya, kamu hanya perlu botol bekas untuk membuatnya tumbuh subur. Ingin tahu cara budidaya tomat selengkapnya? Simak berikut ini:

  1. Pertama semai benih tomat dengan menggunakan serbuk sabut kelapa.
  2. Pindahkan bibit tomat setelah 28-30 hari ke botol bekas yang dipotong menjadi dua. Sebelumnya bersihkan dahulu akar dari cocopeat dan posisikan bagian botol atas terbalik.
  3. Pindahkan lagi ke wadah air yang lebih besar seiring dengan besarnya tanaman. Jangan lupa beri nutrisi
  4. Tunggu hingga berbuah dan panen buahnya.

Seperti yang sudah kamu ketahui, tomat adalah salah satu dari jenis sayuran yang dikenal dengan kandungan gizinya yang cukup melimpah. Selain itu juga, tomat bisa diolah menjadi banyak masakan, mulai saus, pelengkap garang asem, jus, serta masih banyak yang lain.

Selain masakan, tomat ternyata mempunyai khasiat yang baik untuk bisa merawat kesehatan kulit wajah. Jenis-jenis tomat juga beragam, mulai tomat sayur, tomat ceri, tomat buah, serta banyak lagi.

Cara Menanam Tomat Bagi Pemula

Salah satu cara membudidayakan tomat ialah dengan menggunakan polybag, berikut adalah cara-caranya:

Cara menanam Tomat Di Polybag Bagian 2:

Memilih Bibit Tomat

Untuk memilih bibit tomat, baiknya kamu jauhi bibit yang mempunyai cacat. Ada sejumlah kriteria ketika memilih bibit, yakni:

  • Pilih tomat dengan ukuran besar serta sehat
  • Pilih tomat yang sudah matang sempurna
  • Tak ada luka atau cacat fisik
  • Biji tomat yang punya ukuran besar dan tak terapung ketika direndam
  • Penyemaian

Bibit tomat direndam dengan air yang sudah dicampur fungisida. Buatlah lubang didalam media semai memakai jari serta kedalaman 3cm. Kemudian masukkan bibit kedalam lubang serta kembali tutup dengan tanah.

Persiapkan Wadah Tanam

Kamu bisa memakai berbagai macam polybag. Ada baiknya memilih yang memakai bahan tanah yang mempunyai sirkulasi air dan udara.

Penanaman di Polybag

Pindahkan bibit tomat ke dalam polybag atau  dengan akar masih utuh bersamaan dengan tanah yang masih tertempel pada bibit.

Cara Menanam Tomat Di Pot Bagian 2:

Memilih Bibit

Pilih bibit yang terbebas dari hama.

Penyemaian

Pindahkan bibit kedalam polybag selepas memiliki lima helai daun.

Penanaman

Pindahkan tomat ke lahan yang sudah disiapkan, bisa memakai ember atau sejenisnya, beri pasir, kompos, serta tanah [perbandingan 1;1;1]

Cara Menanam Tomat Dengan Biji Bagian 2:

  • Semai biji tomat yang terbuat dari pupuk kompos dan tanah
  • Letakkan dalam tempat yang tak terkena hujan atau sinar matahari secara langsung
  • Biji tersebut bakal berkecambah selepas 35 hingga 40 hari
  • Pindahkan tomat ke wadah yang disiapkan, pot, polybag atau sejenisnya.

Cara Menanam Tomat Hidroponik Bagian 2:

  • Sebelum ditanam, biji tomat disemai lebih dulu. Selepas 2 bulan, bibit tomat bakal tumbuh sekitar 14cm dan siap dipindahkan ke wadah yang sebenarnya
  • Media yang perlu disiapkan ialah arang sekam [padi kering yang dibakar]. Kemudian arang dimasukkan ke polybag atau pot. Jarak peletakkan antar pot 30cm, hal ini bertujuan supaya tomat tumbuh tak saling bersinggungan satu dengan lainnya.
  • Penanaman¬† dilakukan melalui pemindahan bibit kedalam polybag. Demi meningkatkan kesuburan arang yang dipakai, sebaiknya kamu menambahkan larutan nutrisi. Upayakan ketika menyiramkan nutrisi di media tanam, daunnya tak terkena cipratan.
  • Pemeliharaan tomat hidroponik beda dengan tanaman hidroponik lainnya. Sebab tanaman ini baiknya diletakkan didalam rumah kaca supaya terhindar dari serangga yang merugikan atau serangan hama.
  • Proses panen bisa dilakukan 2 hingga 3 bulan selepas penanaman dan bisa dilakukan panen sebanyak dua kali dalam kurun 10 bulan.

Menggunakan Lahan Rumah

Cara menanam tomat berikutnya adalah menggunakan lahan rumah. Hal ini cukup banyak peminatnya, karena menanam tomat tidak harus memiliki kebun tersendiri. Tapi perlu diingat juga kalau cara ini memiliki beberapa syarat yang pastinya harus terpenuhi untuk memastikan kualitas tomat tetap terjaga.

Untuk lebih jelas, ikuti setiap langkah yang ada berikut ini untuk cara menanam tomat.

  • Pilih lahan dengan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya menerima 6 jam sinar matahari setiap hari.
  • Dua minggu sebelum menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur dengan pupuk kompos.
  • Tanam tanaman tomat dengan jarak sekitar 60 cm antara tanaman satu dengan tanaman lain.
  • Tempatkan tomat atau keramba di tanah pada saat penanaman untuk menghindari kerusakan akar di kemudian hari.
  • Jepit beberapa cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar cukup dalam sehingga daun terendah terletak tepat di atas permukaan tanah.
  • Siram dengan baik untuk mengurangi guncangan pada akar.

Teknik atau metode ini memiliki beberapa kelebihan, termasuk perawatan yang bisa dilakukan kapan saja karena memang berada di lahan rumah. Tapi, beberapa syarat yang sudah disebuthkan sebelumnya juga tetap harus dipenuhi.

Merawat Tanaman Tomat

Cara menanam tomat tentu tidak akan lepas dari yang namanya perawatan. Sebagus apa saja teknik yang dipilih apabila tidak dirawat tentu akan tidak bisa menghasilkan buah, bahkan tidak akan tumbuh dengan baik.

Karena alasan tersebut maka perawatan menjadi sesuatu yang sangat penting, hal ini tidak hanya berlaku pada tanaman tomat saja, tapi juga berbagai macam jenis tanaman lain. Untuk cara perawatan, ada beberapa hal yang penting, selengkapnya bisa mengikuti ulasan berikut ini cara menanam tomat dan merawatnya:

  • Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini memberi tanaman kelembapan yang dibutuhkan untuk melewati hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
  • Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk menjaga kelembapan tanah serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit) lima minggu setelah tomat ditanam.
  • Untuk membantu tomat melewati masa-masa kekeringan, temukan beberapa batu pipih dan letakkan satu di samping setiap tanaman. Batuan mencegah air menguap dari tanah.
  • Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos setiap dua minggu, dimulai ketika buah tomat berdiameter sekitar 2,5 cm.
  • Saat tanaman tumbuh, pangkas semua daun bagian bawah. Ini membantu mencegah penyakit menyebar dari tanah ke dedaunan.

Memanen Tomat

Setelah mengetahui Cara menanam tomat dan cara perawatan, maka hal yang berikutnya wajib diketahui adalah cara memanem tanaman tomat dengan benar. Walau sederhana, banyak sekali orang yang sudah menanam tomat dengan benar tapi cara memanen salah. Atau biasanay tidak paham dengan usia panen.

Lebih jelas mengenai cara memanen tomat bisa mengikuti ulasan berikut ini:

  • Biarkan tomat yang sudah tumbuh selama mungkin. Jika ada yang rontok sebelum terlihat matang, masukkan ke dalam kantong kertas, dan simpan di tempat yang sejuk dan gelap.
  • Jangan pernah menempatkan tomat di tempat yang cerah agar membuatnya matang, tomat mungkin akan membusuk sebelum matang.
  • Tomat yang sempurna untuk dipetik memiliki tekstur keras dan warnanya sangat merah, berapapun ukurannya, dan mungkin ada beberapa warna kuning tersisa di sekitar batangnya.
  • Jangan meletakkan tomat segar ke dalam kulkas. Melakukan hal itu dapat merusak rasa dan tekstur tomat dari kebun.

Bagaimana, proses memanen cukup mudah bukan? Sekian dan selamat mencoba.

Itulah beberapa cara menanam tomat yang bisa kamu lakukan di rumah. Dengan memiliki tomat di rumah maka kualitas tomat yang kamu dapatkan tentu sangat sehat dan segar. Tanpa menggunakan pestisida sehingga semua tomat dapat dikonsumsi semua anggota keluarga Kamu.

You May Also Like

About the Author: adminkoinx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *